Rezeki Gaji Naik 8,51% di Tahun 2020!

0
296

Oleh : M. Ryan Rama

Upah Minimum Provinsi (disingkat UMP) adalah upah minimum yang berlaku untuk seluruh kabupaten/kota di satu provinsi. Dasar hukum penetapan UMP adalah Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2013 tentang Upah Minimum. UMP ditetapkan oleh gubernur dengan memperhatikan rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi dan PP no 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 naik 8,51% untuk rata-rata nasional. Penetapan ini masih menggunakan Peraturan Pemerintah (PP) No 78/2015 tentang pengupahan, yang menggunakan komponen inflasi dan pertumbuhan ekonomi sebagai dasar.

Dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) No B-M/308/HI.01.00/X /2019, tingkat inflasi nasional menggunakan angka September 2019 yaitu 3,39%. Kemudian pertumbuhan ekonomi diasumsikan 5,12%. Kalau dijumlah, muncul angka 8,51%.

Rumus kenaikan UMP ada di Pasal 44 ayat 1 dan 2 PP No 78 Tahun 2015  adalah :

{UM (nasional) = UM (tahun berjalan)  + (inflasi + % pertumbuhan ekonomi /PDB)} TOTALNYA 8,51%

Kenaikan UMP 2020 lebih tinggi ketimbang 2019 yang 8,03%. Namun lebih kecil ketimbang kenaikan pada 2018 yang mencapai 8,71%.

TREN KENAIKAN (UPAH MINIMUM PROVINSI)

2016 2017 2018 2019 2020
11,5 % 8,91% 8,71% 8,03% 8,52%

 

Dengan asumsi menggunakan besaran kenaikan yang ditetapkan oleh Menaker, maka UMP 2020.

Lima Provinsi UMP tertinggi :

  1. DKI JAKARTA 3.940.972 menjadi Rp. 4.276.348,72.
  2. PAPUA 3.128.170 menjadi Rp. 3.394.377
  3. Sulawesi Utara 3.051.076 menjadi Rp. 3.310.722
  4. Bangka Belitung 2.976.754 menjadi Rp. 3.230.075
  5. Aceh 2.935.985 menjadi Rp. 3.185.837

Lima Provinsi UMP terendah :

  1. Yogyakarta 1.570.922 menjadi Rp. 1.704.607
  2. Jateng 1.605.396 menjadi Rp. 1.742.015
  3. Jatim 1.630.058 menjadi Rp. 1.768.058
  4. Jabar 1.668.372 menjadi Rp. 1.810.350
  5. NTT 1.793.298 menjadi Rp. 1.945.907

Untuk Provinsi Lampung sendiri UMP 2019 adalah Rp. 2.241.269 ditambah kenaikan 8,51% akan menjadi Rp.2.432.000. Gubernur wajib menetapkan UMP 2020 dan diumumkan secara serentak 1 November 2019 Sedangkan UMK (Kabupaten atau kota) ditetapkan selambat-lambatnya 21 November 2019. Sehingga Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) akan berlaku pada 1 Januari 2020.

Lalu apakah kenaikan upah ini akan memicu produktifitas pekerja di tahun 2020?

Karena dengan harapan Upah Minimum Provinsi (UMP) di setiap daerah naik maka produktifitas pekerja kita pula akan ikut naik, serta mempengaruhi angka investasi yang akan menumbuhkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, sehingga dengan pertumbuhan ekonomi kita naik kita bisa jadi Negara yang Mandiri / Tidak Tergantung dengan negara lain dalam hal produktifitas Jasa/Barang.

Tetap produktif dan berkarya yah!!!

 

Sumber :

 

Profil Penulis :

M. Ryan Rama merupakan mahasiswa Ilmu Hukum jurusan Hukum Perdata semester VII, Anggota bidang Kominfo UKM-F Pusat Studi Bantuan Hukum (PSBH), serta aktif di Bidang Konsultasi Bantuan Hukum (BKBH) FH Unila 2019/2020.

Tinggalkan Balasan